Ribuan Guru Madrasah akan Terima Intensif Tahun 2022

Informasiguru_Kesejahteraan guru tidak tetap (GTT) atau yang lebih dikenal sebagai guru honorer masih menjadi isu di mana pun. Honor mereka masih sangat jauh dari biaya hidup layak atau pun Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). 

Isu kesejahteraan itulah yang diperjuangkan oleh Pengurus DPD Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Kebumen, Jawa Tengah, saat beraudiensi dengan Bupati Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih. Pengurus PGMI menyampaikan beberapa harapan menyangkut kesejahteraan para guru, bantuan untuk sekolah, serta bantuan sarana prasarana sekolah. 

"Kedatangan kami, pertama; untuk silaturahmi, halalbihalal, kemudian kami ingin menyampaikan aspirasi dari para guru madrasah kepada bupati dan wakil bupati. Antara lain menyangkut kesejahteraan para guru honorer dan bantuan sarana prasarana," kata Ketua PGMI Kebumen, Budi Asyamsyu di Pendopo Kebumen. 

Budi mengungkapkan, di Kabupaten Kebumen, jumlah guru madrasah yang non-PNS total 2.624 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 1.606 guru honorer belum bersertifikasi. Ia berharap agar para pendidik anak-anak Kebumen bisa mendapat perhatian dari masyarakat dan pemerintah. 


Sumber : Gatra.com

Demikian informasi ini semoga bermanfaat, silahkan simak informasi lainnya dibawah ini.

0 Response to "Ribuan Guru Madrasah akan Terima Intensif Tahun 2022"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel