Tangis Haru Guru Ribka Nitti Dapat Santunan Rp 50 Juta dari Direktur Utama Taspen

Informasiguru_Ribka Nitti, Guru SDI Balela, Kelurahan Larantuka Kabupaten Flores Timur, beberapa pekan terakhir mendapat sorotan publik. Ia dipensiunkan secara tiba-tiba dan diminta mengembalikan uang negara sebesar Rp 36 Juta. Saat menerima Taspen, uang pensiunnya itu langsung dipotong seluruhnya, bahkan masih berutang lebih kurang Rp 14 Juta. 

Nasib guru 59 tahun ini mendapat simpati dari direktur utama PT Taspen, Antonius Kosasih. Melalui staf Taspen Cabang Ende, Antonius meminta bertemu ibu Ribka, melalui video call WhatsApp, Senin 24 Mei 2021.  

Setelah mendengar cerita dari ibu Ribka, Antonius juga memberi peneguhan kepada ibu Ribka. Sebagai bentuk simpati, ia juga menyampaikan niat mulianya memberi santunan kepada ibu Ribka dalam bentuk uang tunai sebesar Rp. 50 juta. 

Ibu Ribka bersama suaminya tak mampu menahan haru saat mendengar kabar itu. Keduanya langsung berpelukan dan menangis dihadapan staf Taspen.  

"Terimakasih banyak, terimakasih banyak. Saya tidak bisa membalas kebaikanmu. Saya hanya balas lewat doa," jawab Ribka sambil menangis.  

"Ini bantuan dari pribadi saya. Saya juga anak dari seorang guru. Semoga bermanfaat," kata Antonius.  

Menurut Antonius, pihak Taspen akan siap membantu ibu Ribka setelah mendapat surat dari pemerintah daerah Flores Timur. 

"Kalau soal proses di pemerintahan, kami tidak bisa intervensi. Pada prinsipnya, kalau sudah ada surat resmi dari pemerintah, Taspen siap kembalikan semua uang yang menjadi hak ibu Ribka," katanya. 

Kejadian ini dialami Ribka Nitti saat ia dipanggil oleh dinas PKO Flores Timur pada 13 Januari 2021. Kepadanya, ia dinyatakan pensiun sejak 4 Februari 2020 silam. Padahal, ia juga belum mendapat informasi masa persiapan pensiun (MPP). 

Lebih menyakitkan, ia malah disuruh mengembalikan uang gaji selama 10 bulan dari bulan Februari hingga Desember 2020 sebesar Rp 36.113.500. 

Dampaknya, tanpa sepengetahuan dia, uang Taspennya juga dipangkas habis guna menutupi gaji 10 bulan yang selama ini diterimanya. 

“Uang Taspen saya langsung dipotong tutup utang negara. Itu pun belum cukup karena baru Rp 22.123.500. Sehingga, sisa utang saya, Rp 14.000.000. Saya diminta bayar cicil perbulan Rp 300.000 hingga 2025,” katanya sambil menitikan air mata. 


Sumber : POS-KUPANG.COM

Demikian informasi ini semoga bermanfaat, silahkan simak informasi lainnya ibawah ini.

0 Response to "Tangis Haru Guru Ribka Nitti Dapat Santunan Rp 50 Juta dari Direktur Utama Taspen"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel