Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mencairkan BLT Anak Sekolah untuk Penyaluran Tahap Ketiga Juli 2021




Pemerintah kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) untuk anak sekolah pada Juli 2021.

BLT anak sekolah masuk dalam bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang dikelola Kementerian Sosial (Kemensos)

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, bantuan PKH sudah disalurkan mulai awal Juli 2021.

Pemerintah menargetkan penerima PKH pada 2021 mencapai 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Total bantuan yang diberikan melalui BLT anak sekolah PKH 2021 mencapai Rp4,4 juta per tahun, dengan rincian Rp900.000 per tahun untuk SD/sederajat, Rp1,5 juta per tahun untuk SMP/sederajat, dan Rp2 juta per tahun untuk SMA/sederajat.

Pada Juli 2021, BLT anak sekolah disalurkan untuk tahap ketiga atau untuk Juli hingga September 2021.

Adapun besaran bantuan BLT anak sekolah pada penyaluran tahap ketiga Juli 2021, yakni sebagai berikut.

1. Pendidikan anak SD/Sederajat: Rp225.000.

2. Pendidikan anak SMP/Sederajat: Rp375.000.

3. Pendidikan anak SMA/Sederajat: Rp450.000.

BLT anak sekolah bantuan PKH diberikan kepada KPM yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai penerima bantuan PKH.

Oleh sebab itu, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan BLT anak sekolah bantuan PKH, bisa melakukan cek terlebih dahulu terdaftar atau tidak sebagai penerima bantuan PKH.

Pengecekan dapat dilakukan secara online melalui situs DTKS Kemensos.

Untuk selengkapnya, dapat dilihat di artikel Pikiranrakyat-depok.com tentang cara cek penerima PKH 2021, atau bisa klik link di bawah ini.

Link Cek Penerima PKH 2021

Jika sudah terdaftar menjadi penerima PKH dan berhak mendapatkan BLT anak sekolah, maka bisa segera melakukan pencairan dana bantuan.

Untuk cara mencairkan BLT anak sekolah, bisa disimak berikut ini.

Cara Mencairkan BLT Anak Sekolah

1. KPM dapat melakukan transaksi penarikan dana PKH (transfer dan tarik tunai) melalui:

- Kantor cabang atau ATM Bank Penyalur (BRI, BNI, BTN, atau Mandiri).

- Kantor Pos terdekat.

- Agen bank atau E-Warong Kube (Warung Gotong Royong Kelompok Berusaha).

2. Bawa kartu peserta PKH atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) saat melakukan pencairan.

3. Ikuti alur transaksi sesuai tempat pencairan dana PKH yang dipilih.

4. Jika transaksi telah berhasil, maka KPM akan mendapatkan dana BLT anak sekolah untuk penyaluran tahap ketiga.

Dana PKH yang terdapat di rekening tabungan KPM dapat ditarik sesuai dengan kebutuhan. Untuk selanjutnya, setiap KPM bisa melakukan pengecekan saldo di setiap tahap penyaluran.

KPM lansia dan disabilitas dapat melakukan transaksi penarikan dana PKH oleh pendamping sosial yang dilakukan di e-warong atau agen bank.

Catatan Penting

- Transaksi penarikan dana bantuan oleh pendamping sosial wajib didampingi oleh keluarga/wali dari penerima dan langsung diserahkan kepada keluarga/wali sesuai dengan jumlah dana yang telah ditarik.

- Nantinya, pendamping sosial akan melaporkan jumlah KPM yang telah menerima Bansos PKH di tabungan ke koordinator kabupaten/kota.

- Koordinator kabupaten/kota selanjutnya meneruskan laporan tersebut kepada Dinsos kabupaten/kota sebagai bahan rekonsiliasi hasil penyaluran bansos PKH dengan kantor cabang Bank penyalur.

Layanan Pengaduan PKH

Jika terdapat pengaduan permasalahan, bisa menghubungi masing-masing bank penyalur telah mengintegrasikan layanan pengaduan Program Keluarga Harapan kedalam pusat layanan mereka.

Demikian juga Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial RI memiliki nomor pengaduan. Berikut merupakan nomor telepon yang dapat dihubungi.

- PKH : 1500299.

- BNI : 1500046.

- Mandiri : 14000.

- BRI : 14017, 1500017.

- BTN : 1500286.

Anda juga dapat menghubungi melalui WhatsApp ke nomor 0811-1022-210. Layanan WhatsApp ini tidak menerima layanan telepon. Anda bisa kirimkan pesan dengan format: nama lengkap (spasi) nomor KTP (spasi) alamat lengkap (spasi) aduan.***



Sumber : depok.pikiran-rakyat,com

Post a Comment for "Cara Mencairkan BLT Anak Sekolah untuk Penyaluran Tahap Ketiga Juli 2021"