Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kalah Jauh dari Petisi Boikot Ayu Ting Ting, Ini Nasib Petisi Dukung si Anak Ayah Ozak


 Petisi boikot pedangdut Ayu Ting Ting masih bergulir. Sekarang petisi untuk putri Abdul Rozak itu melebihi 130 ribu tandatangan.

Dibuat tanggal 11 Juni 2021, petisi blacklist Ayu Ting Ting itu awalnya hanya menargetkan 50.000 tanda tangan saja.

Dilansir dari laman change.org, petisi berjudul 'Blacklist Ayu Ting Ting dari Dunia Pertelevisian' dibuat oleh Putri Maharani.

Dalam petisi tersebut, Ayu yang biasa berkolaborasi dengan Wendy Cagur, Ruben Onsu dan Andre Taulany dalam sejumlah acara itu dituntut untuk tak lagi muncul di layar kaca televisi.

Hal ini bermula dari sikap Ayu Ting Ting yang dinilai tak sopan karena kedapatan menendang salah satu talent di acara live televisi.

"Pada acara Pas Sore, terlihat waktu acara tersebut live di Trans 7 terlihat Ayu Ting Ting menendang salah satu talent Pas Sore," isi pengantar petisi itu.

Diinformasikan, sampai Sabtu (21/8/2021), petisi blacklist tersebut berhasil ditanda tangani 130 ribu lebih, maka akan menjadi salah satu yang terbanyak.


Lalu muncul juga petisi dukung Ayu Ting Ting.

Petisi itu berbunyi:

"Ayu tingting sudah bertahun tahun di bully oleh oknum yg berinisial KD dg bullian yg TDK wajar dan sudah menyangkut anak dan keluarga korban.

Korban melaporkan ke pihak berwajib dan sudah d tindak lanjuti oleh polisi setempat dan melalui jalur hukum.

Akan tetapi korban di katakan tidak punya hati karena sudah melabrak dan memepermalukan si pembuli tersebut dengan cara membawa aparat negara ke lokasi si pembuli.

Tetapi KD lagi kerja di luar negeri (Singapore) yang ada cuman ibu,ayah dan adik si pembuli. Dan para natijen Indonesia mencekam perbuatan keluarga korban, katanya tidak punya hati.

Jadi korban di bulli dan di buaatkan petisi boikot dari dunia entertainment. Dan juga membenarkan perilaku pembulian yang jelas sudah melanggar UU ITE.

sampai sekarang keluarga korban terus di bulli oleh natijen Indonesia di katain orang kaya baru dan lont* dan anaknya di katain hal yang sama.

Inikan kasusnya ibu membela sang anak yang nantinya akan berdampak di masa depan. Jadi pembulian harus di tindak tegas dan di beri efek jera agar tidak terjadi lagi hal hal yang serupa yang bisa membuat masa depan bangsa kita hancur.

Buat si pembuli tolong jangan terlalu frontal dalam berkomentar di sosmed. Terima kasih."

Sayangnya, sampai Sabtu (21/8/2021), petisi itu baru ditandatangani 207.


Terlepas dari itu, dengan menggandeng kuasa hukumnya, Ayu Ting Ting resmi melaporkan Kartika Damayanti ke Polda Metro Jaya.

Kuasa hukum Ayu Ting Ting, Minola Sebayang menjelaskan bahwa ia bersama kliennya telah membuat laporan atas kasus bully yang dilakukan Kartika Damayanti.

Laporan tersebut diungkap Minola Sebayang, terkait perbuatan bully Kartika Damayanti pada Ayu Ting Ting beserta anaknya, Bilqis sejak tahun 2017.

"Hari ini, saya mendampingi Ayu Ting Ting untuk membuat laporan ke Polda Metro Jaya," ujar kuasa hukum Ayu Ting Ting, dilansir dari kanal YouTube Indosiar pada 21 Agustus 2021.

"Laporan itu terkait satu akun yang setelah dicermati konsisten dari tahun 2017 bully-an terhadap Ayu Ting Ting dan juga anaknya," sambungnya.

Di sisi telah melaporkan kasus Kartika Damayanti ke polisi, Minola Sebayang menyoroti petisi boikot yang dilayangkan pada Ayu Ting Ting.

Ia mengecam petisi boikot tersebut yang kini telah mencapai 130 ribu lebih.

Diketahui bahwa petisi boikot tersebut ditandatangani masyarakat untuk memblacklist Ayu Ting Ting dari dunia pertelevisian.

Hal itu disebabkan dan bermula karena dugaan perlakuan kasar Ayu Ting Ting pada kru di sebuah acara TV.

Minola Sebayang membela Ayu Ting Ting yang disebutnya korban atas kasus yang dilakukan Kartika Damayanti.

Ia menyebut seharusnya petisi boikot tersebut tidak ditujukan untuk Ayu Ting Ting yang kini sedang memperjuangkan hak terhadap pelaku bully.

"Ayu Ting Ting yang harusnya menjadi korban dalam peristiwa ini karena dia yang di-bully, dihina, kok malah kelihatannya Ayu yang jadi tersangka," tutur Minola Sebayang.

"Kok malah ada petisi untuk memboikot Ayu, padahal Ayu sedang memperjuangkan haknya yang bertahun-tahun dibully," ujarnya.

Minola Sebayang memaparkan alasan mengapa Ayu Ting Ting memutuskan melaporkan Kartika Damayanti yang dikabarkan telah meminta maaf.

Hal itu karena aksi bully Kartika Damayanti pada Ayu Ting Ting dan anaknya telah masuk pada ranah tindak pidana sehingga tidak bisa begitu saja dihapus.

"Setelah mempertimbangkan dengan cukup matang dan serius, Ayu Ting Ting menghubungi saya dan tadi kami datang ke Polda Metro Jaya untuk melaporkan perbuatan pencemaran nama baik, penghinaan," jelas Minola Sebayang.

"Karena ini konteksnya hukum pidana, maka perbuatan pidana itu tidak bisa dihapus karena adanya perdamaian dan permintaan maaf," pungkasnya.

Sumber: banjarmasin.tribunnews 

Post a Comment for "Kalah Jauh dari Petisi Boikot Ayu Ting Ting, Ini Nasib Petisi Dukung si Anak Ayah Ozak"