Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apakah Siswa yang Tidak Punya KIP Masih Bisa Mendapat BLT Anak Sekolah? Ini Kata Kemensos RI




Pemerintah makin memperluas jaring pengaman sosial, ditujukan bagi masyarakat yang saat ini terdampak kebijakkan pandemi.

Bagi keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan kriteria Ibu hamil, balita, lansia, dan pelajar, maka akan mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Subsidi tunai ini merupakan bagian dari Program Keluarga Harapan (PKH), yang diperuntukkan bagi masyarakat dengan kemampuan ekonomi lemah.

Untuk BLT Anak Sekolah, akan diberikan dalam waktu empat kali pencairan, yaitu Januari, April, Juli, dan Oktober. Total BLT yang akan diberikan adalah Rp4,4 juta.

Berikut ini adalah rincian besaran BLT Anak Sekolah atau Bansos PKH anak sekolah:

Siswa SD sederajat akan mendapat Rp900.000 per tahun.

Siswa SMP sederajat akan mendapat Rp1.500.000 per tahun.

Siswa SMA sederajat akan mendapat Rp2.000.000 per tahun.

Sesuai dengan jadwal tersebut, maka masih ada kesempatan bagi pelajar yang belum mendapatkan bantuan tunai di tahap pencairan pada Oktober 2021 mendatang.

Namun, sebelum mendaftar, sebaiknya pahami dulu syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi, agar bisa menerima dana tunai ini.

Karena setiap program bantuan sosial menerapkan ketentuan yang dijadikan acuan dalam pemberian bansos pemerintah.

Syarat yang Harus Dipenuhi Penerima BLT Anak Sekolah

Dikutip dari unggahan Instagram Indonesia Baik @indonesiabaik.id, berikut syarat yang harus dipenuhi penerima BLT anak sekolah:

Memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Telah terdaftar di lembaga pendidikan formal maupun non-formal.

Pemilik KIP harus telah terdaftar di Data Pokok Pendidik (Dapodik).

Bagaimana jika siswa tidak memiliki KIP? Apakah masih bisa mendapatkan BLT Anak Sekolah?

Berdasarkan keterangan yang didapat dari Kemensos RI, siswa SD, SMP, dan SMA yang tidak memiliki KIP, bisa mendapatkan BLT Anak Sekolah, caranya sebagai berikut:

Mendaftar ke lembaga dinas pendidikan terdekat dengan membawa Kartu keluarga Sejahtera (KKS).

Jika tidak memiliki KKS, dapat meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW hingga kelurahan.

Cara untuk Daftar Bansos PKH

Masyarakat yang masuk kategori fakir miskin mendaftarkan diri ke Desa/Kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK.

Selanjutnya akan dilakukan Musyawarah di tingkat Desa/Kelurahan untuk membahas kondisi warga yang layak masuk ke dalam DTKS.

Hasilnya akan ditampilkan dalam Berita Acara yang ditandatangani oleh Kepala Desa/Lurah dan perangkat desa lainnya.

Berita Acara kemudian digunakan oleh Dinas Sosial untuk melakukan verifikasi dan validasi data dengan instrumen lengkap melalui kunjungan rumah tangga.

Kemudian data diinput di aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS) oleh Operator Desa/Kecamatan.

Data yang sudah diinput di SIKS akan diproses oleh Dinas Sosial untuk verifikasi dan validasi lapor kepada Bupati/Walikota.

Bupati/Walikota menyampaikan hasil verifikasi dan validasi Data yang telah disahkan kepada Gubernur untuk diteruskan kepada Menteri.

Cara Cek Penerima BLT Anak Sekolah

Masyarakat bisa mengetahui status penerima BLT Anak Sekolah dengan mengecek langsung melalui situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.

Berikut ini cara untuk mengecek penerima BLT anak sekolah:

Pastikan penerima BLT memiliki Kartu KIP dan terdaftar dalam PKH.

Mengakses situs https://cekbansos.kemensos.go.id/.

Masukkan nama penerima bantuan sesuai identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Masukkan data tempat tinggal secara lengkap.

Situs akan meminta Anda untuk memasukkan 8 kode huruf captcha.

Klik tombol "cari data.”

Proses pencairan akan dilakukan melalui empat bank, BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri.***


Sumber : pikiran-rakyat.com

Post a Comment for "Apakah Siswa yang Tidak Punya KIP Masih Bisa Mendapat BLT Anak Sekolah? Ini Kata Kemensos RI"