Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Benarkah BST Tahap 7 dan 8 DKI Jakarta Dihentikan? Cek Info Terbaru Pencairan Bansos Tunai September 2021




Simak informasi terbaru jadwal penyaluran Bantuan Sosial Tunai atau BST tahap 7 dan 8 DKI Jakarta di bawah ini. Benarkah BST corona Jakarta akan dihentikan?

Program bansos tunai (BST) merupakan salah satu program bantuan dari Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang telah disalurkan sejak tahun 2020.

Pada 2021, BST Rp300ribu/bulan kembali disalurkan pada Juli 2021 untuk dua bulan sekaligus, yakni bulan Mei dan Juni.

Bagi warga Jakarta, Pemprov DKI Jakarta yang menjadi perpanjangan tangan dari Kemensos telah menyalurkan BST tahap 5 dan 6 pada Juli 2021.

Memasuki bulan September, masyarakat mulai mempertanyakan kapan BST tahap 7 dan 8 cair untuk warga DKI Jakarta.

Namun, menurut penelusuran tim Seputar Lampung, ada kemungkinan bahwa bansos tunai (BST) tahap 7 dan 8 akan dihentikan pada September 2021. Berikut penjelasannya.

Dilansir Seputarlampung.com dari Antara, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut bahwa Pemprov DKI Jakarta menunggu keputusan pemerintah pusat soal kemungkinan menghentikan Bantuan Sosial Tunai (BST) seiring dengan keadaan pandemi COVID-19 yang membaik.

"Kami menunggu keputusan pemerintah pusat. Terkait pemberian bantuan sosial tunai nanti biar itu menjadi domain pemerintah pusat. Kami menunggu kebijakan pemerintah pusat," kata Riza di Balai Kota Jakarta pada 10 September 2021 malam sebagaimana dikutip SEPUTAR LAMPUNG dari Antara.

Di tempat yang berbeda, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono menyebut bahwa Pemprov DKI tak akan melanjutkan penyaluran BST pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 bersamaan dengan kebijakan pemerintah pusat yang tak lagi menyalurkan bansos tunai.

"Kemarin saya telepon Kepala Badan Penerimaan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta Edi Sumantri. Saya tanya, BST ada enggak berikutnya? Dia bilang enggak ada karena tergantung pemerintah pusat," kata Mujiyono saat dihubungi Antara, dikutip dari sumber yang sama.

Menurut politikus Partai Demokrat itu, bansos tunai sebesar Rp300 ribu per Kepala Keluarga (KK) beberapa waktu lalu diberikan lantaran kondisi pandemi COVID-19 yang tengah parah.

Lebih lanjut, Mujiyono mengatakan kondisi pandemi saat ini relatif telah membaik. Terlebih, saat ini Jakarta telah berstatus PPKM Level 3 sehingga terdapat sejumlah penyesuaian untuk tempat usaha.

Lantas, bagaimana keterangan resmi dari Kemensos terkait penyaluran BST tahap 7 dan 8 September 2021?

Seperti diketahui, pemerintah menyalurkan BST untuk membantu masyarakat yang terdampak aturan PPKM. Saat itu, Kemensos mencairkan BST untuk 10 juta KPM selama dua bulan yakni untuk Mei dan Juni, yang cair pada Juli.

Terkait pencairan BST tahap 7 dan 8, Menteri Sosial Tri Rismaharini belum dapat memastikan pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST).

"Yang PPKM itu kan BST. Itu sudah kita berikan dua bulan. Jadi nanti policy-nya berikutnya kita lihat," ujar Risma di Kantor Kemensos, Jln Salemba Raya, Selasa (24/8).

Mensos Risma belum memastikan BST bakal kembali cair atau tidak. Menurut Risma, saat ini perekonomian telah bergerak meski di tengah kondisi PPKM.

"Sekarang sudah gerak ekonominya. Ya kan enggak bisa kemudian semuanya dibebankan ke pemerintah," ucap Risma.

Demikian info terbaru pencairan BST corona Jakarta. Masyarakat diharap bersabar menunggu keputusan resmi dari Kemensos dan Pemprov DKI Jakarta terkait kepastian BST tahap 7 dan 8 September 2021.


Sumber : ANTARA

Post a Comment for "Benarkah BST Tahap 7 dan 8 DKI Jakarta Dihentikan? Cek Info Terbaru Pencairan Bansos Tunai September 2021"