Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Benarkah BSU atau Subsidi Gaji Rp1 Juta Tahap 4 dan 5 Tidak Cair ke Pekerja Pemilik Rekening Bank Swasta?




Pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp1 juta hingga awal September 2021 baru diberikan kepada sekitar 3,25 juta pekerja.

Angka realisasi tersebut baru mencakup sekitar 37,4% dari total target penerima BSU 2021 sebanyak 8,7 juta orang.

Adapun, rincian realisasi pencairan BSU Rp1 juta adalah tahap 1 telah tersalurkan kepada 947.436 penerima, tahap 2 tersalurkan kepada 1.145.598 penerima, dan tahap 3 tersalurkan kepada 1.158.529 penerima.

Dilansir dari laman kemnaker.go.id, penyaluran BSU Tahap 1 dan 2 telah dilaksanakan pada Agustus 2021.

Dimana pencairan dana insentif tersebut diberikan kepada pekerja yang sudah memiliki rekening di himpunan bank milik negara (Himbara) seperti BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BSI bagi Provinsi Aceh.

Sedangkan, pencairan tahap 3 diberikan kepada para pekerja pemilik rekening bank swasta yang sudah memenuhi ketentuan syarat untuk menjadi penerima BSU Rp1 juta sesuai dengan Permenaker Nomor 16/2021 melalui skema pembukaan rekening kolektif (Burekol).

Dimana para pekerja yang ditetapkan sebagai penerima BSU Rp1 juta pada tahap 3 dibukakan rekening di salah satu bank Himbara untuk memudahkan pencarian dana insentif ini.

Perlu diketahui, BSU 2021 dicairkan dalam kurun waktu dua bulan bagi pekerja yang dinyatakan sebagai penerima BSU Rp1 juta. Dimana para pekerja yang mendapat dana insentif ini akan mendapatkan dana sebesar Rp500.000 selama dua bulan pencairan.

Adapun syarat mutlak untuk mendapatkan BSU Rp1 juta sesuai dengan Permenaker Nomor 16/2021 adalah :

- Karyawan/pekerja merupakan warga negara Indonesia (WNI) dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP dan merupakan penerima upah/gaji.

- Karyawan/pekerja merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang aktif hingga Juni 2021.

- Karyawan/pekerja bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4, sesuai di Permenaker Nomor 16 Tahun 2021.

- Karyawan/pekerja yang layak mendapatkan BSU Rp1 juta bergaji di bawah Rp3,5 juta sesuai yang dilaporkan perusahaan ke BPJS Ketenagakerjaan. Akan tetapi, bagi pekerja yang bekerja di wilayah Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) lebih tinggi dari Rp3,5 juta, maka batasan gaji sesuai UMP/UMK yang dibulatkan seratus ribu.

Misalnya, UMP bagi Provinsi Lampung adalah sebesar Rp2.431.324 maka dibulatkan menjadi Rp2,4 juta.

- Belum pernah menerima bantuan insentif pemerintah lainnya seperti Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan (PKH), dan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).

- Bekerja Bekerja di 5 (lima) sektor prioritas yakni Sektor industri barang konsumsi, Sektor transportasi, Sektor aneka industri, Sektor properti dan real estate, dan Sektor perdagangan dan jasa.

Di sisi lain, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto, telah menyatakan bahwa pencairan BSU Rp1 juta pada 2021 akan dilaksanakan dalam 5 tahap.

Dimana hal itu diamini oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah yang menargetkan penyaluran dana insentif ini akan rampung paling lambat pada Oktober 2021.

Lalu kapan jadwal pencairan BSU Rp1 juta Tahap 4 dan 5?

Hingga saat ini, jadwal pasti pencairan dana BSU Rp1 juta Tahap 4 dan 5 belum disampaikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Namun, menilik pencairan dana BSU Rp1 juta tahap 1 dan 2 yang dilakukan dalam jarak waktu yang berdekatan pada Agustus 2021, maka kemungkinan besar pencairan dana BSU Rp1 juta tahap 4 akan dilaksanakan pada September 2021.

Sedangkan untuk jadwal pencairan dana BSU Rp1 juta tahap 5 bisa jadi akan dilakukan pada akhir September 2021 atau pada awal Oktober 2021.

Benarkah penyaluran BSU Tahap 4 dan 5 tidak akan dicairkan kepada para pekerja pemilik rekening di Bank Swasta?

Menilik pernyataan Ida Fauziah terkait skema burekol pada pencarian BSU Tahap 3, maka kemungkinan besar calon penerima BSU Rp1 juta pada Tahap 4 dan 5 adalah para pekerja yang belum memiliki rekening di Himbara.

Skema pencairannya pun akan sama, yakni dengan burekol. Dimana calon penerima BSU Rp1 juta yang belum memiliki rekening Himbara akan dibukakan rekening Himbara baru oleh Kemnaker.

Pekerja dapat mengecek status penyaluran BSU Rp1 juta Tahap 4 dan 5 secara berkala di bsu.kemnaker.go.id.

Dilansir dari laman bsu.kemnaker.go.id, jika Anda merupakan pekerja yang tidak memiliki rekening non-Himbara, maka akan ada notifikasi yang menyatakan bahwa dana BSU Rp1 juta telah cair ke rekening Himbara baru Anda.

Rekening Himbara baru yang dimaksud bisa BNI, BRI, BTN, atau Mandiri. Anda dapat segera menghubungi perusahaan, BPJS Ketenagakerjaan, atau datang ke Kantor Bank Himbara terdekat yang disebutkan dalam notifikasi untuk melakukan aktivasi rekening paling lambat pada 15 Desember 2021 agar dapat mencairkan dana BSU Rp1 juta.

Oleh sebab itu, artinya kini Anda tidak perlu khawatir. Pasalnya, BSU Rp1 juta Tahap 4 dan 5 akan tetap cair kepada pekerja yang memenuhi syarat Permenaker Nomor 16/2021 dan belum memiliki rekening Bank Himbara.***


Sumber : Kemnaker, Instagram, Antara, bsu.kemnaker.go.id

Post a Comment for "Benarkah BSU atau Subsidi Gaji Rp1 Juta Tahap 4 dan 5 Tidak Cair ke Pekerja Pemilik Rekening Bank Swasta?"