Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Kapan BST Tahap 7-8 Cair, Info Dan Penjelasannya Cek Disini





Pencairan bantuan sosial tunai (BST) tahap 7-8 bulan Juli-Agustus masih tanda tanya besar.

Pemprov DKI Jakarta pun belum memberi kepastian soal pendistribusian bansos tunai kepada warga terdampak Covid-19 itu.

Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono menduga, kepastian tak kunjung diberikan lantaran cekaknya kas daerah.

Mujiyono bilang, kondisi keuangan DKI Jakarta kini sedang tidak baik-baik saja.

“Setahu saya posisi cash flow-nya masih belum bagus,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (9/9/2021).

Politisi Demokrat ini menyebut, kondisi ini terjadi lantaran dana Belanja Tak Terduga (BTT) yang selama ini digunakan untuk menyalurkan bansos tunai sudah mulai menipis.

Sedangkan, Dana Bagi Hasil (DBH) dan dana perimbangan tidak bisa dicairkan cepat.

“BTT enggak cukup dan DBH baru cair Oktober,” ujarnya.

Untuk mengatasi masalah ini, Mujiyono menyebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus kembali melakukan refocusing anggaran.

Proyek-proyek yang tak terlalu penting pun lebih baik dihentikan sementara, sehingga anggarannya bisa dialokasikan untuk jaring sosial penanganan Covid-19.

“Peruntukan dana penanggulangan Covid-19 itu yang sudah disediakan hanya BST untuk empat bulan, dari Januari sampai April,” kata dia.

“Kemudian, pandemi terus berlangsung, anggaran dikerok lagi, kerjaan-kerjaan disik dimatikan dapat Rp623 miliar,” tambahnya menjelaskan.

Selain itu, Pemprov DKI juga bisa mencari dana segar dari pendapatan pajak yang baru masuk lewat program keringanan pajak bumi dan bangunan (PBB).

“PBB bulan Agustus ada diskon 20 persen, bulan September diskon 15 persen. Itu diharapkan cash in-nya lebih cepat,” tuturnya.

Walau demikian, Mujiyono menyebut, penyaluran BST bukan sepenuhnya tanggung jawab Pemprov DKI.

Pasalnya, fokus utama Pemprov DKI ialah mengembalikan situasi pandemi ke kondisi normal lagi.

“Apalagi sekarang Covid-19 sudah jauh membaik, yang diinginkan masyarakat itu bukan duduk manis tunggu BST, tapi keinginan untuk terus berusaha,” kata Mujiyono.

Sebagai informasi, penyaluran BST dilakukan Pemprov DKI bersama pemerintah pusat sejak Januari lalu.

Penyaluran BST dilakukan lewat transfer Bank DKI dan pos Indonesia.

Setiap penerima manfaat mendapatkan uang senilai Rp300 ribu.


Sumber : tribunjakarta.com

Post a Comment for "Kapan BST Tahap 7-8 Cair, Info Dan Penjelasannya Cek Disini"