Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Nyaris 200 Siswa Positif Corona, Ahli Jelaskan Kapan PTM Harus Tarik Rem Darurat!

Informasiguru_Pakar epidemiologi Universitas Griffith Dicky Budiman merespon soal klaster pembelajaran tatap muka yang baru saja berjalan sekitar satu bulan.

Ada beberapa kasus penularan yang terjadi, diantaranya siswa dari SMA 1 Padang Panjang, Sumatera Barat per 11 September. Ada 54 siswa yang positif COVID-19, dan kini tengah menjalani isolasi di fasilitas asrama sekolah. Sementara itu sebanyak 139 mahasiswa di Kalimantan Barat positif Corona.

Dicky menyebutkan, perlu adanya evaluasi terkait klaster COVID-19 yang ditimbulkan akibat adanya pembelajaran tatap muka (PTM), salah satunya melakukan testing.

"Jadi harus ada evaluasi ketika ditemukan kasus minimal dari 2 klaster itu, sebaiknya selama dua pekan, sekolah di-suspend dulu. Melakukan isolasi bagi murid, dan sekolah dibersihkan terlebih dahulu," jelas Dicky, kepada detikcom Jumat (17/9/2021).

Terlebih, Dicky menyebutkan, pada kenyataannya, pada kasus yang ada di Sumbar belum semuanya siswa yang divaksinasi. Hal itu yang menjadi catatan untuk menjadi bahan evaluasi.

"Dibukanya tentu dengan sangat hati-hati, harus dipersiapkan dengan protokol, dan juga manajemen risiko sekolah," jelasnya.

Dicky juga berharap, nantinya, orang tua murid juga harus divaksinasi.


Sumber : Detik.com

Demikian informasi ini semoga bermanfaat, silahkan simak informasi lainnya dibawah ini.

Post a Comment for "Nyaris 200 Siswa Positif Corona, Ahli Jelaskan Kapan PTM Harus Tarik Rem Darurat!"