Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Segera Ambil Pinjaman Tanpa Jaminan hingga Rp25 Juta Khusus Perempuan di PNM Mekaar Plus, Simak Penjelasannya





Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diharapkan bisa menopang perekonomian Indonesia.

Apalagi, jika pelaku UMKM adalah kaum perempuan yang memiliki kreativitas tinggi. Pemerintah pun mendorong agar perempuan bisa lebih mandiri.

Akan tetapi, permasalahan di lapangan yakni keterbatasan modal dalam menjalankan usahanya tersebut.

Aleh sebab itu, salah satu perusahaan BUMN, Permodalan Nasional Madani (PNM) memiliki produk PNM Mekaar dan PNM Mekaar Plus yang dikhususkan perempuan.

Kedua produk tersebut memberikan pinjaman modal usaha bagi kelompok perempuan prasejahtera yang memiliki usaha.

Sebab, sektor UMKM diharapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu bangkit meskipun di masa pandemi COVID-19.

PNM mendorong perempuan agar mau berwirausaha dengan memberikan pinjaman modal tanpa jaminan.

Keunggulan lainnya, ada binbingan yang dilakukan oleh para professional kepada para nasabah.

Melalui produk unggulannya PNM Mekaar dan PNM Mekaar Plus, diharapkan perempuan lebih mandiri dan menjadi pendongkrang ekonomi Indonesia.

PNM Mekaar memberikan keringanan dan kemudahan bagi para perempuan yang ingin berwirausaha namun terbatas modal.

Pinjaman yang diberikan oleh PNM melalui PNM Mekaar tidak mensyaratkan adanya jaminan.

Diharapkan, perempuan bisa berwirausaha tanpa memiliki beban dan bisa mencicil dengan ringan.

Perempuan memiliki kesempatan besar mendapatkan pinjaman modal usaha hingga Rp25 juta tanpa jaminan.

Oleh karenanya, perempuan bisa memanfaatkan PNM Mekaar sebagai alternatif dalam mendapatkan modal usaha.

Selain itu, PNM Mekaar tidak hanya untuk yang sudah memiliki usaha, namun bisa juga bagi perempuan yang ingin memulai usaha.

Syarat yang diberikan cukup ringan dan mudah. Sehingga, perempuan yang berwirausaha bisa mendapatkan suntikan modal mulai dari Rp2 juta hingga Rp25 juta.

PNM memiliki produk PNM Mekaar dan PNM Mekaar Plus yang bisa dimanfaatkan oleh para kaum perempuan dalam menjalankan usaha.

Hal ini karena PNM Mekaar merupakan produk yang dikhususkan bagi perempuan prasejahtera, baik yang telah memiliki usaha maupun ingin memulai usaha.

Tentunya, bagi anda kaum perempuan, simak penjelasan berikut ini sebelum mengajukan pinjaman modal kepada PNM.

Produk PNM Mekaar dan PNM Mekaar Plus yakni pemberian pinjaman modal tanpa jaminan. Selain itu, ada juga bimbingan usaha bagi para nasahabah.

Untuk setoran, PNM memberikan kemudahan yakni bisa mencicil selama 50 minggu. Setiap minggu, nasabah yang terdiri dari kelompok usaha perempuan harus menggelar pertemuan.

Dengan demikian, usaha nasabah akan terpantau. Sehingga, diharapkan usahanya akan terus bertumbuh.

Melansir situs pnm.go.id, manfaat yang disalurkan oleh PNM melalui layanan PNM Mekaar, meliputi:

1. Peningkatan pengelolaan keuangan;

2. Pembiayaan modal tanpa agunan;

3. Penanaman budaya menabung; dan

4. Kompetensi kewirausahaan dan pengembangan bisnis.

Berikut kriteria yang wajib dipenuhi nasabah PNM Mekaar:

1. Layanan PNM Mekaar diperuntukan kepada perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro

2. Pembiayaan PNM Mekaar tidak mensyaratkan agunan fisik, melainkan bersifat tanggung renteng kelompok, dengan syarat kedisplinan untuk mengikuti proses Persiapan Pembiayaan dan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM);

3. Satu kelompok minimal terdiri dari 10 nasabah;

4. Setiap kelompok dipimpin oleh seorang ketua;

5. Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) wajib dilaksanakan satu kali dalam seminggu, sebagai kegiatan untuk membayar angsuran mingguan dan pembinaan usaha.

Adapun Cara Mengajukan Pembiayaan Modal Pada PNM, yakni sebagai berikut:

1. Calon Nasabah membentuk kelompok usaha minimal 10 orang perempuan

2. Mengajukan Permohonan Pembiayaan

3. Pihak PNM akan mensurvei kelayakan

4. Mengikuti Bimbingan bersama PNM

5. Pencairan Pinjaman Modal Usaha

6. Melakukan Setoran, jatuh tempo sebagaimana kesepakatan bersama.

Adapun syarat menjadi nasabah PNM Mekaar adalah sebagai berikut:

1. Perempuan.

2. Sudah memiliki modal kerja.

3. Usia debitur setidaknya 18-55 tahun.

4. Kelompok minimal 10 orang.

5. Hadir dan setor sendiri saat kolektif mingguan (pembayaran cicilan).

6. e-KTP dan surat lain.

Modal awal yang diberikan yakni Rp2 juta. Jika usahanya sudah berkembang, bisa ditambah hingga Rp5 juta.

Untuk cicilannya, diringankan juga. Nasabah hanya perlu mengangsur selama 25 hingga 50 minggu.

Kelebihannya, PNM Mekaar tidak mensyaratkan jaminan atau agunan, sehingga meringankan beban bagi perempuan yang ingin berwirausaha.

Selain PNM Mekaar, PT PNM masih memiliki produk unggulan untuk kaum perempuan, yakni PNM Mekaar Plus.

PNM Mekaar Plus merupakan lanjutan dari PNM Mekaar yang mendorong kelompok wirausahawan perempuan agar naik kelas.

Bedanya, jika PNM Mekaar memberikan pinjaman modal mulai Rp2 juta hingga Rp5 juta saja, maka PNM Mekaar Plus memberikan pinjaman lebih besar yakni hingga Rp15 juta.

Jika usahanya terus jalan dan berkembang, PNM Mekaar plus bisa menambah plafon hingga Rp25 juta.

PNM Mekaar Plus diberikan kepada nasabah PNM Mekaar yang usahanya sudah berjalan agar lebih berkembang dengan modal yang lebih besar.

Sistem PNM Mekaar dan PNM Mekaar Plus sama saja, yakni dengan diberikan bimbingan untuk para nasabah.

Untuk mengajukan PNM Mekaar, siapkan dokumen seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebagai salah satu syarat pengajuan.

Melansir Antara News, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan akan meningkatkan kolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk mempermudah akses permodalan bagi pelaku ekonomi kreatif.

“Kita ingin tingkatkan kerja sama dengan PNM, mungkin dalam kapasitas MoU dan perjanjian kerja sama untuk memberi akses kepada 34 juta pelaku parekraf yang butuh sentuhan bantuan permodalan dari PNM," kata Sandiaga dalam kunjungannya ke kantor PNM di Cimahi, Jawa Barat, Jumat.

Ia memaparkan bahwa PNM sebagai BUMN yang bergerak di bidang permodalan usaha dapat mempermudah akses permodalan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf).

Dikatakannya, terdapat beberapa program Kemenparekraf yang dapat dikolaborasikan dengan PNM. Diantaranya program kelas keuangan, temu bisnis, dan pengembangan desa wisata.

"Mudah-mudahan ini semua menjadi momentum keberkahan dan semoga menjadi energi positif untuk kita semakin optimistis, bangkit dan memajukan perekonomian Indonesia," ungkap Sandiaga dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, Sandiaga juga mendorong agar para pelaku ekraf dari kalangan perempuan dan para ibu untuk bergabung dengan PNM yang memiliki program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Diketahui, ada 10,8 juta pengusaha perempuan yang telah bergabung dengan program PNM Mekaar.

"Pengusaha mikro perempuan ini akan diberi dukungan tambahan dan spesifik dalam menjalankan keberlangsungan bisnisnya," ujar Sandiaga.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Bisnis PNM Kindaris mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Kemenparekraf untuk mengembangkan UMKM di Cimahi dan daerha lainnya di Indonesia.

Melansir Antara News, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan jumlah nasabah program pinjaman modal usaha mikro, Mekaar, terus melonjak sejak 2016 hingga saat ini yang telah mencapai 10,8 juta nasabah.

“Awalnya di 2017 itu hanya 1,5 juta (nasabah), saat ini sudah nasabah 10,8 juta. Ini sebuah lompatan yang sangat cepat sekali yang kita harapkan ini akan memberikan dampak kenaikan pada usaha usaha mikro di Tanah Air,” kata Presiden Jokowi secara virtual dalam Sarasehan 100 Ekonom yang dipantau melalui kanal Youtube INDEF, Jakarta, Kamis.

Program pemerintah melalui layanan Mekaar, kata Presiden Jokowi, dijalankan sejak 2016. Plafon pinjaman yang dilayani khusus untuk ultra-mikro mulai dari Rp500 ribu, Rp1 juta hingga Rp3 juta. Nasabah sasarannya, menurut keterangan di situs resmi PNM Mekaar, adalah perempuan prasejahtera.

“Ini hampir 100 persen yang diberikan adalah ibu-ibu. Ini sudah kita sudah sampai 10,8 juta nasabah,” ujar Presiden Jokowi.

Program Mekaar ini dijalankan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Layanan Mekaar kini juga memiliki layanan pinjaman berbasis syariah.

Dalam sarasehan 100 ekonom itu, Presiden Jokowi juga mengharapkan sumbangsih dan pemikiran para ekonom untuk mempercepat pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19.

Ia meyakini dengan kontribusi para ekonom, Indonesia dapat segera keluar dari masa sulit ini. Ia juga mengharapkan dukungan dari para ekonom agar Indonesia dapat berlari cepat untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi pasca-pandemi.

“Saya yakin dengan pemikiran para ekonom yang siap memberikan ide gagasan besarnya, yang siap turun tangan jadi bagian solusi, kita pasti mampu lewati masa-masa yang sulit ini, sampai persiapan diri untuk berlari kencang setelah kita keluar dari krisis ini,” ujar Presiden Jokowi.

Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM Sunar Basuki dalam seminar daring di Jakarta, Jumat 22 Agustus mengatakan, PT PNM telah mencatat memiliki 10,1 jumlah nasabah aktif program PNM Mekaar per 9 Agustus 2021.

"Saat ini kami mempunyai 10,1 juta nasabah aktif per 9 Agustus 2021," ujar Sunar Basuki.

Menurut dia, dari 10,1 juta nasabah aktif Mekaar tersebut sudah terdapat 5,3 juta nasabah yang memiliki rekening di bank, sementara 5,5 juta nasabah lain merupakan nasabah syariah.

Dalam paparannya, Sunar Basuki juga menyampaikan bahwa profil sektor usaha nasabah Mekaar ultra mikro tersebut didominasi sektor perdagangan sebesar 74,9 persen, kemudian pertanian dan perkebunan 14,8 persen, sektor jasa 3,8 persen, perikanan dan peternakan 3,7 persen, serta sektor kerajinan 2,8 persen.

Sebaran nasabah didominasi di Pulau Jawa sebesar 60,4 persen, Sumatra 24,8 persen, Bali dan Nusa Tenggra 6,5 persen, Kalimantan 1,6 persen, dan Maluku serta Papua 0,4 persen.

"Kesinambungan pemberdayaan pelaku usaha di PNM terus dijaga dari mulai pembiayaan ultra mikro yang sangan kecil mulai dari RP2 juta, terus sampai meningkat hingga naik kelas, bahkan kami dampingi sampai ke capita market, apabila nasabah sangat sukses dalam usahanya". Kata Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM tersebut.

Tenaga Account Officer (AO) pendamping lapangan kurang lebih lebih 47 ribu orang dimana 98 persennya didominasi generasi milenial.***


Sumber : ANTARA, pnm.co.id



Post a Comment for "Segera Ambil Pinjaman Tanpa Jaminan hingga Rp25 Juta Khusus Perempuan di PNM Mekaar Plus, Simak Penjelasannya"