Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

TERBARU! 8 BANSOS Diperkirakan Cair Oktober 2021: Ada PKH, BNPT, BSU Subsidi Gaji KJP Plus, Berikut Jadwalnya



Kabar gembira, memasuki Oktober 2021 masih akan dilanjutkan bantuan sosial atau bansos ke seluruh masyarakat Indonesia dengan kriteria dan ketentuan yang berlaku.

Bansos yang kabarnya akan cair Oktober 2021, di antaranya ada PKH, BNPT, BSU Subsidi Gaji KJP Plus, dan masih ada 3 Bansos lagi yang dapat Anda simak informasi selengkapnya di artikel inil.

Perlu diketahui, penyaluran lanjutan Bansos pada Oktober 2021 diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat di tengah pandemic Covid-19, mengingat kondisi saat ini yang serba sulit ditambah masih berlakunya masa PPKM di sejumlah wilayah Indonesia.

Meskipun ada beberapa Bansos yang dihentikan penyalurannya, seperti Banos BST. Namun, masyarakat masih bisa mendapatkan Bansos lainnya yang kabarnya akan dicairkan pada Oktober 2021.

Sebagaimana disampaikan langsung oleh Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

"BST cuma dua bulan. Jadi kan kemarin awal 2021 cuma empat bulan, Januari sampai April, ditambah dua bulan karena PPKM darurat, Mei dan Juni," kata Risma, dikutip Seputar Lampung dari Antara.

Pemerintah yakin melalui Bantuan Sosial (Bansos) yang diperpanjang hingga Desember 2021 dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, pemerintah optimis bansos tunai, seperti, KJP Plus, BPNT, PKH, dan diskon PLN bisa memulihkan perekonomian nasional di masa pandemic Covid-19.

Disisi lain, adanya tambahan anggaran untuk 5,9 juta KPM usulan daerah, tambahan anggaran untuk kartu prakerja senilai Rp. 10 triliun dan juga pemberian subsidi listrik rumah tangga dengan kapasitas 450 volt dan 900 volt yang akan diperpanjang selama tiga bulan hingga desember 2021 diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

"Selanjutnya perpanjangan subsidi kuota internet bagi siswa mahasiswa guru dosen selama 6 bulan dan juga subsidi abonemen listrik diperpanjang sampai desember 2021," Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, sebagaimana dikutip Seputarlampung.com dari Antara, 1 Oktober 2021.

Sebagai informasi tambahan, pihak Kemensos masih akan melanjutkan 3 yang bansos lainnya, yakni :

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) atau Kartu Sembako

3. Program bansos untuk lansia (lanjut usia)

Bagi Anda yang ingin mengetahui apakah Anda terdaftar sebagai salah satu penerima skema ketiga bansos, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT), Program bansos untuk lansia, Anda dapat mengeceknya dengan cara :

• Akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/

• Masukkan data Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan

• Masukkan nama PM (Penerima Manfaat) sesuai KTP

• Ketikkan 8 huruf kode (dipisahkan spasi) yang tertera dalam kotak kode

• Klik tombol CARI DATA

Selain itu, 5 bansos lainnya yang kabarnya akan digelontorkan oleh pemerintah kepada penerima manfaat pada Oktober 2021, di antaranya:

1. Subsidi kuota internet.

Subsidi kuota internet merupakan bantuan internet gratis dari Kemendikbudristek yang masih bisa didapatkan hingga akhir tahun 2021. Subsidi ini diberikan kepada peserta didik jenjang PAUD hingga mahasiswa, guru, dan dosen.

Bantuan kuota internet dilanjutkan kembali pada 11-15 Oktober hingga 11-15 November 2021, dengan rincian besaran kuota i yang diterima, yaitu:

Berikut syarat penerimaan:

Peserta didik harus terdaftar di sistem dapodik dan memiliki nomor ponsel aktif atas nama peserta didik/orang tua/anggota keluarga/wali.

Peserta didik mahasiswa terdaftar di sistem Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) dan berstatus aktif dalam perkuliahan atau sedang menuntaskan gelar ganda (double degree).

Pendidik atau dosen terdaftar di sistem PDDikti dan berstatus aktif. Memiliki nomor registrasi Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN), Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK), atau Nomor Urut Pendidik (NUP).

Besaran Kuota yang diperoleh:

Siswa PAUD 7 GB per bulan.

Siswa SD, SMP, dan SMA 10 GB.

Mahasiswa dan dosen 15 GB per bulan.

Pendidik PAUD, SD hingga SMA 12 GB per bulan.

2. Bantuan Subsidi Upah

BSU atau BLT Subsidi Gaji merupakan Bantuan Subsidi Upah yang termasuk jenis bantuan pemerintah lainnya dan adanya bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi tidak hanya pekerja, tapi juga perusahaan di masa pandemi.

Perlu diketahui sumber dana BSU atau BLT Subsidi Gaji berasal dari dana PEN, bukan dari uang BPJS Ketenagakerjaan, dengan demikian program Bantuan Subsidi Upah (BSU), BPJS Ketenagakerjaan bertindak hanya sebagai sumber data saja.

Untuk Subsidi Gaji Rp 1 juta, penerima harus terdaftar sebagai penerima jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS yang masih aktif sampai dengan Juni 2021, memiliki upah maksimal Rp 3,5 juta , dan bekerja sebagai di wilayah PPKM level 3 dan 4.

Selain itu, diutamakan bekerja di sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, serta perdagangan dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan.

Menaker Ida Fauziyah membeberkan perkiraan jadwal pencairan BSU atau BLT Subsidi Gaji tahap 3, 4, dan 5 ditransfer kepada penerima paling lambat bulan Oktober.

"Mudah-mudahan BSU pada tahap 3, 4 dan 5 ini bisa lancar dan mampu diselesaikan paling cepat akhir September dan paling lama Oktober," kata Ida dikutip Seputarlampung.com dari laman resmi kemnaker.go.id, 1 Oktober 2021.

3. Diskon listrik

Bantuan diskon listrik masih diperpanjang hingga Desember 2021 dengan dana bantuan Rp1,91 triliun untuk 32,6 juta pelanggan.

Ketentuan mendapatkan diskon listrik:

Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 VA, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan reguler dan layanan khusus untuk keperluan industri, bisnis, dan sosial.

4. Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap 2/2021

KJP Plus merupakan program bantuan dana pendidikan bagi pelajar di DKI Jakarta agar mereka dapat menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.

Penerimanya adalah pelajar dengan usia 6 - 21 tahun. Total maksimal bantuan yang akan diberikan adalah Rp1 juta - Rp10 juta.

Penetapan data penerima KJP Plus Tahap 2/2021 akan diumumkan pada 1 Oktober - 13 Oktober 2021.

5. Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap 2/2021

KJMU merupakan program bantuan bagi peserta didik di Jakarta yang tidak mampu secara ekonomi, namun memiliki potensi akademik yang baik.

Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan adalah sebesar Rp1,5 juta/bulan atau Rp9 juta/semester.

Pengumuman penerima KJMU Tahap 2/2021 akan dilakukan pada 1-13 Oktober 2021.

Bagi yang namanya tidak terdaftar sebagai calon penerima KJMU Tahap 2/2021, dapat menghubungi WA Pengaduan di nomor 0812 8483 4229.

Demikian, daftar bansos yang masih bisa diterima oleh masyarakat hingga akhir tahun 2021, seperti dilansir Seputar Lampung dari laman Kemensos dan berbagai sumber lainnya.***


Sumber : pikiran-rakyat.com

Post a Comment for "TERBARU! 8 BANSOS Diperkirakan Cair Oktober 2021: Ada PKH, BNPT, BSU Subsidi Gaji KJP Plus, Berikut Jadwalnya"