Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cek Rekening Bulan Oktober Bantuan Rp 900 Ribu Hingga 3 Juta Ditransfer Kepada Nasabah BRI, BNI, Mandiri, BSI dan BTN





Cek penerima bantuan perlindungan sosial di laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.

Pemerintah masih memberikan bantuan perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, satu di antaranya adalah bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Dikutip dari Instagram @kemensosri, bantuan perlindungan sosial PKH pada bulan Oktober 2021 telah memasuki tahap pencairan ke IV.

Bansos PKH hanya diberikan kepada keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan yang sesuai dengan kategori penerima PKH menurut Kementerian Sosial.

Kategori Penerima dan Besaran Bansos Program Keluarga Harapan (PKH):

– Ibu Hamil Rp 3 juta/tahun

– Anak Usia Dini Rp 3 juta/tahun

– Anak SD Rp 900 ribu/tahun

– Anak SMP Rp 1,5 juta/tahun

– Anak SMA Rp 2 juta/tahun

– Disabilitas Berat Rp 2,4 juta/tahun

– Lansia 70+ Rp 2,4 juta/tahun

Cek Penerima Bantuan Sosial PKH:

1. Login ke cekbansos.kemensos.go.id.

2. Masukkan alamat; Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan pada kolom isian

3. Kemudian, masukkan nama lengkap sesuai KTP

4. Setelah itu masukkan kode pada kolom

5. Jika tidak jelas huruf kode, klik icon ‘reload‘ untuk mendapatkan kode baru

6. Lalu tekan tombol “cari” data

Data hasil pencarian akan ditampilkan pada laman cekbansos.kemensos.go.id.

Data yang ditampilkan terdiri dari alamat penerima, periode bansos, dan identitas penerima.

Sistem pencarian pada laman, akan mencocokkan Nama Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan wilayah yang diinput dan membandingkan dengan nama yang ada dalam database Kemensos.

Bantuan sosial PKH disalurkan kepada penerima bantuan melalui Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA).

Bansos PKH langsung dicairkan melalui mesin ATM dan e-warong terdekat.


Sumber : m.tribunnews.com

Post a Comment for "Cek Rekening Bulan Oktober Bantuan Rp 900 Ribu Hingga 3 Juta Ditransfer Kepada Nasabah BRI, BNI, Mandiri, BSI dan BTN"