Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sebelum Stroke, Tukul Arwana Ngebet Sambangi Rumahnya di Bali hingga Desak Manajer



Kondisi komedian Tukul Arwana saat ini sudah mulai membaik, pascaoperasi pendarahan otak pada 22 September 2021 lalu.

Per 2 Oktober 2021, Tukul Arwana sudah ditempatkan di ruang VVIP Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), dan masih dipantau secara intensif oleh dokter.

Kabar Tukul Arwana yang semakin membaik tentu disambut baik oleh masyarakat yang ikut syok dengan ambruknya sang komedian.

Tak dipungkiri banyak masyarakat yang heran dengan serangan stroke yang dialami Tukul. Pasalnya sang komedian memang jarang mengeluhkan sakit.

Tukul dinilai selalu terlihat sehat ketika di depan teman-temannya, Ia pun hanya sering mengonsumsi obat apotek untuk meredakan sakit kepalanya.

Saking menggampangkan sakit yang ia rasakan, Tukul jarang mengontrolkan kesehatannya di rumah sakit.

Bahkan sang manajer, Rizki Kimon, ikut syok ketika melihat Tukul mendadak ambruk hingga harus menjalani operasi cukup besar.

Menurut pengakuan Kimon, Tukul terlihat masih sangat sehat, bahkan setelah divaksinasi sang komedian juga sempat berpesan padanya untuk meluangkan waktu demi berlibur.

Tukul berpesan pada Kimon jika dirinya ingin mengajak anak-anaknya berlibur ke Jepang dan Bali.

"Setelah divaksinasi, beliau bilang ke saya mau ke Bali dan ke Jepang. Anaknya minta ke Jepang waktu itu," ujar Kimon, dikutip dari YouTube Was Was pada Rabu, 6 Oktober 2021.

"Beliau bilang ke saya buat siapin waktu untuk liburan ke Jepang. Tapi yang jelas dia pengin banget ke Bali, karena punya rumah di Bali," katanya menambahkan.

Keinginan itu disampaikan Tukul sebelum ambruk pada 22 September 2021. Kimon pun sudah menjadwalkan liburan sang komedian.

"Mungkin pengin liburan ke sana dan santai di sana, sebelum tanggal 22 dia kena serangan stroke. Biasanya kalau mau liburan, kita gak ambil jadwal off air," tutur Kimon.***


Sumber : YouTube Was Was

Post a Comment for "Sebelum Stroke, Tukul Arwana Ngebet Sambangi Rumahnya di Bali hingga Desak Manajer"