Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Terekam Perlakuan Asli Irwan Mussry pada Maia Estianty di Amerika, Lihat Aksi Ayah Tiri Al El Dul

 


Pasangan sosialita Irwan Mussry dan Maia Estianty sedang liburan di Amerika Serikat.

Ibu Al Ghazali, El Rumi dan Dul Jaelani itu dibawa Irwan Mussry ke sejumlah tempat wisata di Negeri Paman Sam itu.

Bukan hanya mengunjungi tempat wisata, Maia juga diajak untuk berbelanja.

Nah, saat momen belanja itu, terlihat perlakuan asli Irwan Mussry pada Maia Estianty.

Kala itu, terlihat berbagai sayuran dan buah-buahan segar.

Irwan Mussry berjalan di depan sembari menunjukkan beberapa buah ke El Rumi.

Dirinya mengenakan kaus hitam dan jeans tak malu menenteng tas Maia.

"Manisnya kalau suami bawain tasnya istrinya hehhee," ujar Maia Estianty dikutip dari YouTube MAIA ALELDUL TV, Selasa 12 Oktober 2021.

Ibunda Al El Dul itu tersentuh dengan sikap manis suaminya.

Setelah itu, Irwan Mussry mengajak ke toko sambal.

"Kita mau ke toko sambal," ujar El.

Berbagai jenis sambal dengan level pedas yang berbeda dijual.

"Kamu mau coba ini?" tanya Irwan Mussry.

"Apa yang dibeli?" tanya Maia Estianty.

"Mad dog," kata Irwan menyebut salah satu level pedes.


Sepanjang jalan-jalan, Irwan Mussry tetap membawakan tas Maia Estianty.

Sementara Maia asyik memegang kamera untuk ngevlog.

"Lagi beli sambal, bawain tasnya mama," kata Maia Estianty.

Simak video selengkapnya: Klik

Cara Rasulullah SAW Memuliakan Istrinya

Siapa tidak mendamba pasangan setia dan selalu mesra seperti yang dialami Maia Estianty?

Siapa pula tidak jengah hidup dengan pasangan yang durhaka lagi gampang marah?

Faktanya, menjadi pasangan setia dan mesra sungguh tidak mudah.

Alangkah baik kita menjadikan rumah tangga Rasulullah sebagai teladan utama.

Inilah potret rumah tangga yang diliput berkah dan bertabur cinta.

Panutan umat sejagat ini adalah sosok suami yang pandai mengistimewakan istri.

Beliau biasa memanggil Aisyah dengan sebutan Humaira, yang kemerah-merahan pipinya.

Kadang juga Aisy, yang dalam budaya Arab, pemenggalan huruf terakhir dari nama itu menunjukan panggilan manja sebagai tanda sayang.

Tidak ada wanita yang tidak tersanjung dipanggil demikian oleh suaminya.

Di tengah kesibukan mengurus umat, Rasulullah juga mampu menjaga keintiman bersama istri. Perhatikan penuturan Aisyah berikut.

“Aku pernah mandi janabat bersama Rasulullah dengan satu tempat air. Tangan kami bergantian mengambil air.” (HR Bukhari dan Muslim). Rasulullah juga pernah minum di gelas yang digunakan Aisyah. Beliau pernah makan daging yang sudah digigit Aisyah (HR Muslim).

Kemesraan bahkan tetap dilakukan Rasulullah ketika istri sedang dalam keadaan haid. Simak penuturan Ummu Salamah.

“Ketika aku rebahan bersama Rasulullah di lantai, tiba-tiba aku haid. Aku keluar mengambil pakaian haidku. Beliau bertanya, ‘Mengapa kamu, apakah kamu haid?’ Aku menjawab, ‘Ya’. Beliau lalu memanggilku, dan aku tidur bersama beliau di lantai yang rendah.”

Rasulullah memang begitu memuliakan istri. Boleh jadi sebagian suami lebih nyaman keluar rumah bersama rekan, meninggalkan istri di rumah. Perhatikan sikap Rasulullah, sebagaimana kesaksian Aisyah.

“Ketika hendak melakukan sebuah perjalanan, Nabi biasa membuat undian di antara para istri beliau. Siapa yang namanya keluar undian, dialah yang ikut pergi bersama Rasulullah.” (HR Bukhari dan Muslim).

Demikian pula ketika beliau menyaksikan hiburan.

Aisyah berkisah, “Pada suatu hari, orang-orang berkulit hitam mempertontonkan permainan perisai dan lembing. Aku tidak ingat apakah aku yang meminta atau Nabi sendiri yang berkata padaku, apakah aku ingin melihatnya. Aku menjawab, ‘Ya.’ Lalu beliau menyuruhku berdiri di belakang beliau. Pipiku menempel ke pipi beliau. Beliau berkata, ‘Teruskan permainan kalian, Wahai Bani Arfidah (julukan orang Habasyah)!’ Hingga ketika aku merasa bosan, beliau bertanya, ‘Apakah kamu sudah puas?’Aku menjawab, ‘Ya.’ Beliau lalu berkata, ‘Kalau begitu, pergilah!’.” (HR Bukhari dan Muslim).

Itulah sosok suami sejati. Kendati demikian, sebagai manusia normal, tentu saja rumah tangga Rasulullah tidak bebas dari konflik.

Perselisihan dalam rumah tangga adalah bumbu cinta. Namun, ketika berselisih, Rasulullah tidak pernah melibatkan emosi.

Ketika sedang marah kepada Aisyah, beliau berkata, “Tutuplah matamu!” Kemudian Aisyah menutup matanya dengan perasaan cemas, khawatir dimarahi Rasulullah.

Nabi berkata, “Mendekatlah!” Tatkala Aisyah mendekat, Rasulullah kemudian memeluk Aisyah sambil berkata, “Humairahku, telah pergi marahku setelah memelukmu.”

Tidak pernah ada kalimat kasar dan menyakitkan dalam rumah tangga Rasulullah.

Bahkan, beliau biasa memijit hidung Aisyah jika dia marah, sambil berkata, “Wahai Aisyah, bacalah do’a, ‘Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan’.” (HR Ibnu Sunni).

Semua kita pasti berharap memiliki rumah tangga yang sakinah dan penuh berkah. Rasulullah telah mengajarkan suami bagaimana memuliakan istri.

Seperti sabda beliau, “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Lelaki yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Hibban).

Sumber: banjarmasin.tribunnews 

Post a Comment for "Terekam Perlakuan Asli Irwan Mussry pada Maia Estianty di Amerika, Lihat Aksi Ayah Tiri Al El Dul"