Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Horee Pemilik Kartu Sembako Dapat Bansos Rp600 Ribu, Ini Cara Cek dan Daftar DTKS Kemensos




Pemilik Kartu Sembako akan mendapatkan bansos sejumlah Rp600 ribu.

Bansos Rp600 ribu tersebut cair mulai bulan November hingga Desember 2021 masing-masing Rp300 ribu per bulan.

Sumber data penerima top up bansos Rp300 ribu tersebut adalah penerima Kartu Sembako dan PKH.

Sehingga pemilik kartu sembako mendapat bagian top up bansos.

PKH hanya diterima diterima oleh masyarakat yang terdaftar sebagai KPM di Data Terpadu Kesejahteraan sosial (DTKS).

Top up kartu sembako tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, yakni Airlangga Hartarto.

"Akan ada top up kartu sembako, ini menggunakan dana optimalisasi di Kemensos di mana November-Desember masing-masing Rp 300 ribu," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers evaluasi program PC-PEN, Selasa 26 Oktober 2021.

Dikatakan, bahwa top up kartu sembako Rp 300 ribu akan disalurkan ke 35/kota kabupaten.

Berikut cara cek Kartu Sembako di dtks.kemensos.go.id.

1. Buka laman DTKS https://dtks.kemensos.go.id/

2. Klik menu Daftar Ruta (rumah tangga) DTKS

3. Filter wilayah dengan mengisi provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa

4. Masukkan kode keamanan yang tertera pada gambar

5. Klik 'Cari Rumah Tangga' DTKS akan menampilkan daftar rumah tangga yang terdaftar sesuai dengan wilayah yang telah ditentukan

6. Cari nama kepala rumah tangga, kemudian lihat pada kolom kepesertaan yang berada di sebelah kanan.

Jika terdaftar sebagai penerima bansos sembako, status BSP akan tertulis 'YA'

Sebagai catatan, kepala rumah tangga tidak selalu terdaftar sebagai penerima bantuan.

CARA DAFTAR DTKS KEMENSOS

1. Warga mengajukan diri melalui pejabat RT / RW atau Kantor Kelurahan atau Desa wilayah domisili dengan membawa KTP dan KK.

2. Pendaftaran akan dibahas di musyawarah di tingkat desa/kelurahan untuk menentukan kelayakan warga masuk ke dalam DTKS berdasarkan identifikasi awal (pre-list) maupun usulan baru.

3. Musdes/Muskel akan menghasilkan berita acara yang ditandangani oleh kepala desa/lurah dan perangkat desa lainnya, untuk kemudian menjadi pre-list akhir.

4. Pre-List Akhir ini digunakan oleh dinas sosial untuk melakukan verifikasi dan validasi data dengan instrumen lengkap DTKS, melalui kunjungan rumah tangga.

5. Data yang telah diverifikasi dan divalidasi kemudian dicatatkan di dalam Aplikasi SIKS Offline oleh operator desa/kecamatan, untuk kemudian diekspor berupa File Extention SIKS.

6. File tersebut kemudian dikirim ke dinas sosial untuk dilakukan impor data ke dalam Aplikasi SIKS Online.

7. Hasil verifikasi dan validasi ini dilaporkan kepada bupati/wali kota. Bupati/wali kota menyampaikan hasil verifikasi dan validasi data yang telah disahkan kepada gubernur untuk diteruskan kepada menteri.

8. Penyampaian dilakukan dengan cara mengimpor data hasil verifikasi validasi tadi ke SIKS-NG dan mengunggah surat Pengesahan Bupati/Walikota serta Berita Acara Musdes/Muskel.

Pendaftaran DTKS hanya dapat dilakukan secara langsung atau offline,

Cara Cek PKH melalui cekbansos.kemensos.go.id dengan cara berikut ini:

1. Silahkan akses cekbansos.kemensos.go.id

2. Masukkan alamat (Provinsi, Kabupaten/kota, Kecamatan dan Desa/Kelurahan pada kolom yang tersedia

3. Masukkan Nama sesuai identitas KTP

4. Masukkan kode sesuai petunjuk

5. Klik "Cari Data"

Selanjutnya akan muncul keterangan apakah daya yang dimasukkan merupakan penerima BPNT dan PKH atau bukan.

Pasalnya, sistem pencarian akan mencocokkan nama KPM beserta wilayah yang telah diinput.***


Sumber : pikiran-rakyat.com

Post a Comment for " Horee Pemilik Kartu Sembako Dapat Bansos Rp600 Ribu, Ini Cara Cek dan Daftar DTKS Kemensos"