Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Ternyata Bukan Cuma Aktivasi Rekening, 2 Kriteria Ini Jadi Pertimbangan Siswa SD-SMA dapat PIP Kemdikbud 2021



Para siswa yang sedang menempuh pendidikan SD hingga SMA akan diberikan bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) 2021.

Hal ini adalah bentuk peran serta pemerintah dalam mendukung keberlangsungan pendidikan masyarakat, terutama bagi siswa SD-SMA yang berada pada kondisi ekonomi lemah.

Namun, agar tepat sasaran dalam pemberian PIP 2021, ada beberapa syarat dan ketentuan, yang wajib dipenuhi siswa SD hingga SMA jika ingin namanya terdaftar sebagai penerima.

Dikutip dari laman resmi puslapdik.kemdikbud.go.id, Koordinator Pokja PIP di Puslapdik Sofiana Nurjanah mengatakan, segala hal terkait PIP sudah tercantum di Permendikbud Nomor 10 Tahun 2020.

Sementara, untuk petunjuk pelaksanaannya ditegaskan melalui Peraturan Sekretaris Jenderal Kemdikbud Nomor 7 Tahun 2021.

Sofiana menjelaskan ada dua kategori peserta didik yang berhak menerima PIP, yakni:

1. Siswa yang berasal dari keluarga yang tercatat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.

“Di DTKS itu ada 10 kategori atau desil dan yang berhak menerima PIP adalah pada desil 1-4,yakni sangat miskin, miskin, hampir miskin dan rentan miskin, “kata Sofiana.

2. Masyarakat miskin/rentan miskin namun karena berbagai hal tidak tercatat di DTKS, dan lantas diusulkan oleh dinas pendidikan atau pemangku kepentingan, seperti DPR atau Lembaga lainnya.

Bagi siswa yang telah dinyatakan berhak menerima dana PIP, maka bisa segera mencairkan dana melalui bank penyalur yang telah ditetapkan, yaitu bank BNI/BRI.

Namun, penerima juga harus telah melakukan aktivasi rekening mereka sesuai batas waktu yang telah ditentukan sebelumnya, yaitu 31 Oktober 2021.

Jika sampai batas waktu itu siswa belum melakukan aktivasi rekening SimPel, maka peserta didik SD, SMP, SMA/SMK dipastikan bantuan PIP hangus atau dibatalkan.

Bagi siswa yang sudah pernah melakukan aktivasi rekening PIP sebelumnya, tidak perlu mengulangi proses yang sama.

Untuk pengambilan dana PIP dapat dilakukan secara perorangan dan secara kolektif.

Pengambilan secara kolektif, hanya dapat dilakukan jika berada di wilayah yang memang sulit untuk mengakses bank penyalur, yang dapat dikuasakan kepada pihak sekolah melalui kepala sekolah/ketua lembaga/bendahara sekolah/bendahara lembaga.

Dikutip dari jendela.kemendikbud.go.id, proses pencairan atau pengambilan dana PIP dapat dilakukan apabila pemegang KIP membawa bukti pendukung yang sah ke bank penyalur yang telah ditunjuk oleh pemerintah.

Pemegang KIP dengan jenjang SD/SMP/SMK/Paket A/Paket B/Kursus dapat mencairkan dana PIP di BRI, sedangkan pemegang KIP dengan jenjang SMA/Paket C dapat mencairkannya di BNI.

Khusus pemegang KIP jenjang SD/SMP, pengambilan dana PIP harus didampingi orang tua/wali/guru.

Demikianlah informasi terbaru mengenai siswa yang berhak menerima dana bantuan PIP Kemdikbud 2021.***


Sumber : Kemdikbud, Puslapdik Kemdikbud, jendela.kemendikbud.go.id

Post a Comment for "Ternyata Bukan Cuma Aktivasi Rekening, 2 Kriteria Ini Jadi Pertimbangan Siswa SD-SMA dapat PIP Kemdikbud 2021"