Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Teuku Ryan Harus Bayar Denda Rp1 M, Ria Ricis Menangis: Jangan Panik, Rezeki Udah Diatur




Pasangan Ria Ricis dan Teuku Ryan medapat teguran dari salah satu pengusaha, Putra Siregar.

Putra Siregar tampak geram karena Teuku Ryan dituding melanggar kontrak kerja.

Hal tersebut dijelaskan, sebagai Brand Ambassador, Teuku Ryan dinilai tidak profesional karena telah mempromosikan usaha saingannya.

"Kok promoin saingan kita? Padahal ini BA nya kita," kata Putra Siregar, dikutip dari kanal Youtube Ria Ricis.

Putra Siregar mengatakan, Teuku Ryan pun harusnya bisa membicarakan hal tersebut sebelumnya dan menyelesaikan hal ini.

"Harusnya ada pembicaraan lah, seandainya menghargai lebih enak. Ada konfirmasinya aja, apa salahnya sih nanya," kata tim Putra Siregar.

Tak kuasa suaminya ditegur, Ria Ricis pun menangis dan langsung meminta solusi yang diberikan oleh Putra Siregar.

"Aku nggak suka berbelit-belit, langkah apa yang bisa menyelesaikan semua. Ini kan suami aku ya, aku nggak tega, sedih. Aku nggak tega," ujar Ria Ricis sambil nangis.

Di tengah-tengah ketegangan tersebut, rupanya hal tersebut merupakan sebuah prank yang disiapkan Putra Siregar untuk Ria Ricis dan Teuku Ryan.

Pasangan tersebut ternyata mendapatkan sebuah kado mewah dari Putra Siregar.

"Jahat banget, suami aku sampai nangis. Masalahnya dari PIM aku bilang kalau kita kehilangan misalnya ayang ganti Rp 1 M," kata Ria Ricis.

Momen tersebut juga diunggah Ria Ricis di akun Instagram miliknya.

"Yang ada di pikiran saya bagaimana caranya supaya saya enggak ikut panik dan sedih. Saya cuma bisa bilang, sabar. Jangan panik, rezeki sudah diatur sama Allah," ungkap Ria Ricis di akun Instagramnya.

Ria dan Teuku Ryan mengaku senang mendapatkan hadiah tak terduga dari Putra Siregar.

"Terima kasih selalu tempatkan kami di tengah orang-orang baik," katanya.***


Sumber : pikiran-rakyat.com

Post a Comment for "Teuku Ryan Harus Bayar Denda Rp1 M, Ria Ricis Menangis: Jangan Panik, Rezeki Udah Diatur"