Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Viral Surat Terbuka dari Peserta Nilai Tertinggi Pemilihan Perangkat Desa, Kalah dengan Anak Mantu Kades




Baru-baru ini viral sebuah surat terbuka peserta seleksi nilai tertinggi calon perangkat Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah.

Dalam isi surat terbuka itu tertulis atas nama Eka Widyayu Wardani, warga Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah.

Dikutip PikiranRakyat-Bekasi.com dari tayangan media sosial instagram undercOver.id isi surat protes terbuka tersebut ditujukan kepada Desa Plumbon.

Dalam surat tersebut intinya saudara Eka Widyayu Wardani menanyakan alasan kenapa orang yang nilainya jauh dibawahnya tiba-tiba bisa terpilih sebagai Perangkat Desa.

Bahkan yang menjadi pertanyaan Eka Widyayu Wardani yang terpilih itu adalah anak menantu dari Kepala Desa itu sendiri.

Dengan demikian menurut Eka Widyayu Wardani, menyimpulkan buat apa diadannya tes seleksi kalau ujung-ujungnya anak menantu yang terpilih.

Atas viranya surat terbuka itu, pihak Kepala Desa Plumbon pun berikan klarifikasi.

Menurut Kepala Desa (Kades) Plumbon Suwaji membenarkan dirinya telah memilih anak menantunya dengan alasan berpengalaman.

Suwaji menyebut yang bersangkutan (anak menantunya) pernah bekerja di luar negeri sehingga menantunya itu berpengalaman bisa membantu melaksanakan pekerjaan-pekerjaan di desa.

Dengan alasan itu tak sedikit wargaNet yang mengomentari alasan Kepala Desa itu.

"Dan tahu sendiri kan kualitas perangkat desa kita? Sepertinya hampir di semua desa terdapat 'dinasti kecil' yg mengisi pemerintahan desa. Perangkat desoku teko jam 9, ndorong, rokok an, mulih jam setengah 1. Ngono ae kerjo koyo guyonan tok. Kur pinter gedabrus. Bale deso buka jam setengah 9 tutup jam 1. Malah oleh perangkat sing teko jam 9 mulih jam 12. Lak Yo cerdas carane ngene Iki. Wayah siltab urung cair ae Podo takon2 kapan caire, Boso kerjo rabecus," ujar dinastikucing.

"Gak cuma di sana aja deh, di desa kelahiran ku jg gitu, anaknya kepala desa, atau ank dari adiknya kepala desa pokoknya yg masih pada sodaraan lahhhh tu pasti dapet semacem golden ticket buat jd perangkat desa mirip2 kasusnya kaya si mbak nya, alhamdulillah skrg ada yg speak up," kata ubaydyah16.

"Pemilihan pemerintah desa di semua tempat pakel uang...permainanya di tes wawancara ..pengujinya kepala desa... di jombang jg gtu," ucap uyabesukma.

"Kadang yang beginian, kok gak malu ya," kata angger.nugroho.***


Sumber : Instagram @undercover.id

Post a Comment for "Viral Surat Terbuka dari Peserta Nilai Tertinggi Pemilihan Perangkat Desa, Kalah dengan Anak Mantu Kades"